
Biar aku bersyair
Diam dalam cawan kosong
Menggelora bila bersuara
Senapan para tentara berperang
Haus kan darah sang lawan
Biar aku bersyair
Berlayar dalam ego
Gadis malam mengajarkan
Perempuan suci menunjukkan
Mata membuta, mulut terbisu
Namun tinta menjadi darahku
Mengalir penuhi degup jantungku
(Azwar Anas, 17 Juni 2010)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar